PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya HM Khemal Nasery mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi terjadinya aksi penimbunan oksigen di kota setempat.

"Saat ini situasi semua sulit, para pelaku usaha sulit, masyarakat sulit jadi harus dipersiapkan langkah-langkah antisipasitif terhadap kemungkinan aksi penimbunan tabung oksigen," katanya, Kamis 29 Juli 2021.

Dia juga mengimbau kepada seluruh pelaku usaha yang bergerak dibidang kesehatan agar tidak melakukan aksi tidak terpuji. Pasalnya, saat ini oksigen sangat diperlukan oleh pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 terutama pasien bergejala berat.

“Kami mengecam jika ada para pelaku usaha yang memanfaatkan momen ini untuk menyetok atau menimbun oksigen dengan alasan ingin meraup keuntungan," tegasnya.

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar)
itu juga mewanti-wanti agar pelaku usaha dan penyedia jasa kesehatan tidak mempermainkan soal ketersediannya di lapangan.

--page

“Kalau sampai harga melambung tinggi, tentunya perlu ditelusuri dan dilakukan investigasi apa penyebab dan motifnya, terus apakah ada kendala saat distribusi dari pemasok kepada agen,” pungkasnya. (HENDRI/B-5)