BORNEONEWS, Sampit - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H Asan Sampit memperingatkan agar waspada terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Kotawaringin Timur (Kotim).
"Kotim masuk klasifikasi sangat mudah terbakar. Diimbau berhati-hati terhadap kegiatan yang dapat mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, Musuhanaya, Kamis, 29 Juli 2021.
Dijelaskannya, hal itu ditinjau dari parameter cuaca pada bahan-bahan ringan mudah terbakar di lapisan atas permukaan tanah di wilayah Kotawaringin Timur.
Sedangkan untuk titik panas, di Kotim tidak terdeteksi. Hanya di wilayah Kabupaten Seruyan dan Katingan terdapat sejumlah titik panas yang diduga merupakan kebakaran lahan.
"Ya titik panas ini merupakan indikasi adanya kebakaran hutan dan lahan. Seruyan ada 2 titik panas dan Katingan 2 titik panas. Sedangkan Kotim nihil," jelasnya.
--page
BMKG memastikan saat ini Kotawaringin Timur masih mengalami musim hujan. Meski, kondisi cuaca lebih terik dan rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Adapun tingkat kemudahan kebakaran ini terjadi lantaran sepanjang hari tidak terjadi hujan di Kotawaringin Timur. Sehingga membuat status wilayah itu sangat mudah terbakar. (USAY NOR RAHMAD/B-5)









