SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kebakaran 3 gudang dan 8 dapur rumah makan pujasera di sekitar Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit.

Terkait itu, Polres Kotim akan mendatangkan tim puslabfor guna mengetahui penyebab kebakaran tersebut. 

"Kami masih menunggu tim puslabfor Mabes Polri untuk penyelidikan kasus kebakaran tersebut," ujar Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Ketapang AKP Samsul Bahri, Kamis, 29 Juli 2021. 

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, api diduga pertama kali muncul dari salah satu dapur rumah makan pujasera. Api merambah ke gudang pakaian, karpet, dan aksesoris tersebut.

"Itu berdasarkan keterangan beberapa saksi, namun kami masih memeriksa saksi lainnya, termasuk 3 orang korban," kata Samsul. 

Sementara, kerugian materil masih dalam pendataan. Karena harus berdasarkan keterangan dari pemilik gudang tersebut. Sementara, gudang itu merupakan milik Sihin (50), H Amat (45), dan Ayung (40).

--page

Kebakaran sendiri terjadi pada Rabu, 27 Juli 2021, sekitar pukul 14.00 WIB. Api cukup sulit dipadamkan karena berada di belakang bangunan pujasera dan pertokoan berlantai dua. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)