SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Karyawan dan pemilik toko yang terimbas kebakaran pertokoan di sekitar Pusat Perbelanjaan Mentaya, bergotong royong membersihkan tempat usaha mereka, Kamis, 29 Juli 2021.

"Hari ini kami fokus berbenah. Barang yang kemarin dikeluarkan dikembalikan lagi setelah membersihkan toko," kata Hardiansyah, salah seorang pemilik toko. 

Para pekerja tampak sibuk membersihkan air sisa pemadaman kebakaran, lalu mengepelnya. Selanjutnya menyusun barang dagangan agar kembali seperti semula.

Sejak kejadian kebakaran yang melanda toko dan seluruh barang dagangan mereka porak-poranda. Sempat diungsikan ke tempat yang lebih aman agar terhindar dari api dan potensi dijarah oleh oknum tak bertanggung jawab. 

Pedagang jam tangan ini, secara pribadi mengaku kerugian yang dideritanya tidak begitu besar. Sebab pihaknya sempat mengeluarkan barang-barang yang dijual. 

"Alhamdulillah toko tidak terkena api, tapi karena panik semua barang dan etalasenya kami keluarkan semua. Kalau kerugian mungkin hanya jutaan saja," ujarnya. 

--page

Kebakaran di pertokoan dekat PPM Sampit di Jalan Iskandar itu terjadi, Rabu, 28 Juli 2021, sekitar pukul 14.00. Setidaknya butuh waktu sekitar 1,5 jam  bagi petugas memadamkan api. Api diduga berasal dari belakang pertokoan dapur pedagang penjual makanan di bangunan Pujasera. (USAY NOR RAHMAD/B-11)