SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit batal melakukan penyelamatan atau rescue terhadap orangutan di Desa Bapanggang Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. 

"Harusnya hari ini kami lakukan rescue, tapi kami batalkan," ungkap Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah, Jumat, 30 Juli 2021. 

Diungkapkan Muriansyah, orangutan tersebut berdasarkan laporan warga sudah tidak terlihat lagi. Diduga orangutan telah berpindah ke lokasi lain. 

"Belum ada informasi, apakah orangutannya suka berpindah-pindah atau bagaimana, belum diketahui," jelas Muriansyah. 

Sebelumnya, BKSDA berniat melakukan penyelamatan terhadap orangutan tersebut. Namun karena keterbatasan personel, pihak BKSDA Pos Jaga Sampit terpaksa harus menunggu bantuan dari BKSDA Seksi Wilayah 2 Pangkalan Bun. Sambil menunggu petugas berkoordinasi dengan warga sekitar soal keberadaan orangutan. Namun, menjelang rescue orangutan yang dimaksud hilang. 

--page

Seekor orangutan berukuran besar muncul di sebuah hutan dekat kebun warga di Desa Bapanggang Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kamis, 22 Juli 2021 lalu. Orangutan tersebut diduga bekas peliharaan salah seorang warga sekitar yang kabur lima tahun yang lalu. (USAY NOR RAHMAD/B-5)