BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Akibat ditabrak pikap bermuatan durian, tiang lampu penerangan jalan dan traffic light di Jalan Diponegoro, simpang Gereja Immanuel Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Sabtu, 31 Juli 2021 sekitar pukul 00.05 WIB roboh.
Sugianto warga Jalan Samari, pengemudi pikap bernomor polisi KH 8987 GO mengaku saat itu ia baru saja masuk kota Pangkalan Bun, dari Kalbar untuk membawa durian.
"Saat melintas di simpang Gereja Immanuel sskitar pukul 00.00 WIB lewat ternyata kemudi pikap saya rasanya mengayun ke kanan dan menabrak tiang lampu serta traffic light. Mungkin saat itu saya mengantuk," jelas Sugianto dilokasi kejadian pasa pagi harinya.
Akibat kecelakaan tersebut, mobil pikap yang dikemudikan Sugianto penyok di bagian depan kanan.
"Anak saya, laki-laki berusia 13 tahun yang ikut di jok depan pikap juga menderita luka di bagian gigi depan bawah. Tidak berapa lama setelah kecelakaan, anak saya dibawa ke IGD RSUD," jelas Sugianto.
--page
Sugianto sendiri mengaku siap bertanggungjawab atas kejadian tersebut.
"Mobil saya saat ini sudah berada di Satlantas Polres Kobar dan kejadian ini juga temah ditangani mereka. Namun intinya saya siap bertanggungjawab," jelas Sugianto.
Di lokasi kejadian Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan (LLA) Dinas Perhubungan Kobar Nur Soleh mengatakan saat ini pihaknya sedang menunggu alat perbaikan traffic light tersebut.
"Kondisi lampunya masih berfungsi, namun masih roboh. Kami upayakan hari ini juga tiang traffic light bisa berdiri lagi," jelas Nur Soleh. (WAHYU KRIDA/B-5)









