BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran hutan dan lahan masih menghantui Kbaupaten Kotawaringin Timur. Pasalnya sejumlah titik api bermunculan kembali. Sementara curah hujan semakin minim.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, Musuhanaya mengungkapkan, terdeteksi 3 titik panas yang diduga merupakan kebakaran hutan dan lahan.
"Titik panas tersebut berada di Kecamatan Antang Kalang dan dalam kota yakni di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang," jelasnya, Minggu, 1 Agustus 2021.
Adapun berdasarkan peta sebaran titik panas, ada 2 titik panas di Kecamatan Antang Kalang, dan 1 di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Ditinjau dari tingkat kemudahan kebakaran berdasarkan analisa parameter cuaca wilayah selatan Kotim sebagian besar masuk kategori muda terbakar dan sangat mudah terbakar. Sedangkan di wilayah utara hanya sebagian yang masuk kategori mudah terbakar, lainnya masih kategori aman,
"Sedangkan prakiraan curah hujan 24 jam ke depan Kotim tidak ada hujan," imbuhnya.
--page
Sementara di kabupaten lain yang terpantau BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, juga terdapat titik panas, yakni Kabupaten Katingan dan Seruyan. Katingan terdapat 3 titik panas, dan Seruyan 3 titik panas. Di Katingan titik panas meliputi Kecamatan Kampiang terdapat 1 titik panas dan Kecamatan Pulau Malam terdapat 2 titik panas. Sedangkan di Seruyan ada di Kecamatan Seruyan Tengah. (USAY NOR RAHMAD/B-11)









