PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Diskominfosantik Provinsi Kalteng, Agus Siswadi mengatakan terdapat ribuan hoaks tentang vaksinasi di dunia maya selama pandemi.

"Saat pandemi ini, banyak informasi-informasi bohong yang beredar di masyarakat. Kementerian Komunikasi dan Informatika mencatat ada 1.500 hoaks," katanya, Minggu 1 Agustus 2021.

Agus menjelaskan, kebanyakan informasi-informasi tidak benar tersebut tersebar melalui aplikasi media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, WhatsApp, dan yang lainnya.

"Hoaks ini lebih mudah tersebar karena perilaku masyarakat yang lebih suka meneruskan informasi yang belum tentu kebenarannya dibandingkan melakukan klarifikasi," ujarnya.

Untuk itu, dia mengajak seluruh masyarakat khususnya di Kalimantan Tengah untuk dapat mengkampanyekan narasi-narasi positif yang dibutuhkan masyarakat.

Apalagi, postingan narasi-narasi positif tersebut sangat dibutuhkan masyarakat sebagai penyemangat serta harapan hidup dan bertahan dalam menghadapi pandemi covid-19 ini.

--page

"Pesan di sosial media, apalagi dari akun resmi perangkat daerah punya peran penting dalam membentuk opini publik, ini saatnya kita bergandengan tangan untuk bangkit dari keadaan saat ini dengan postingan-postingan positif menghadapi pandemi," pungkasnya. (NOPRI/B-11)