PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS Palangka Raya - Meningkatnya kasus Covid-19 di wilayah Kalimantan Tengah dalam beberapa hari terakhir ini membuat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) disejumlah rumah sakit penuh dan salah satunya RSUD Doris Sylvanus.

Direktur RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Yayu Indriaty mengatakan hingga saat ini pihaknya terus berupaya melakukan penambahan tempat tidur untuk menangani pasien Covid-19 yang masuk.

"Ketersediaan tempat tidur saat ini sudah penuh dan kami terus melakukan penambahan, sekarang tidak bisa lagi ideal. Artinya satu kamar satu orang tidak bisa lagi. Jadi kami menampung beberapa pasien dalam satu kamar," katanya.

Yayu menerangkan pihaknya sekarang terus melakukan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, dimulai dari pemeriksaan dan penanganan pasien Covid-19 sesuai dengan kedaruratannya. Yakni dimana pasien yang memiliki gejala cukup berat akan dilayani dengan cepat dan maksimal.

Yayu mengakui sejak mewabahnya covid 19 kondisi rumah sakit memang mengalami terjadinya lonjakan pasien. Bahkan untuk sejumlah rujukan yang tujuannya ke ICU dan HCU tidak diterima.

--page

Ia mengharapkan hal itu dapat dimaklumi semua pihak, karena ketersediaan tempat perawatan memang sudah terisi penuh. Hingga saat ini pihaknya telah menggunakan sekitar 30 velbed untuk memenuhi kebutuhan tempat tidur.

Sementara itu pihaknya saat ini berupaya untuk menyiapkan fasilitas lain untuk menampung pasien Covid-19. 

Hingga saat ini RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya masih belum menyiapkan ruang isolasi lapangan. dikarenakan masih terbatasnya jumlah tabung oksigen untuk penanganan pasien Covid-19.

"Karena kalau di lapangan harus ada tabung juga yang tersedia, dan tabung yang kami punya sekarang hanya cukup untuk di rumah sakit saja. Akhirnya semua di dalam ruangan," jelasnya. (APRIANDO/B-6)