SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini kasus meninggal penderita Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur mengalami peningkatan cukup signifikan. Tidak hanya masyarakat umum, namun juga tenaga kesehatan ada yang terpapar dan meninggal. 

Hingga saat ini ada 5 orang tenaga kesehatan yang meninggal dan 3 orang di antaranya merupakan dokter. 

"Sampai saat ini sudah 5 tenaga kesehatan  yang meninggal setelah terpapar Covid-19," ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi, Senin, 02 Agustus 2021. 

Yang pertama yakni tenaga kesehatan di Puskesmas Parenggean 1 Harles, kedua Kasubbag TU Puskemas Bapinang Hisab, ketiga Wakil Direktur RSUD dr Murjani Sampit dr Febby Yudha Herlambang, keempat dr Naris, dan hari ini dr spesialis radiologi RSUD dr Murjani Sampit dr Endang Retno Junita. 

"Kami berdoa ini merupakan yang terakhir nakes meninggal dunia. Dan mudah-mudahan pandemi segera berakhir dan diangkat oleh Allah SWT," harap Umar. 

--page

Pihaknya saat ini terus berupaya untuk mengendalikan penyebaran Covid-19. Beberapa waktu lalu, peningkatan kasus terjadi cukup signifikan, namun saat ini sudah mulai turun meski kasus meninggal mengalami kenaikan.

"Kami akan berupaya maksimal untuk percepatan penanganan Covid-19 di Kotim ini sebagai langkah melindungi masyarakat," terangnya. 

Dia juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan lindungi diri dengan menjalankan protokol kesehatan Covid-19. 

"Protokol kesehatan adalah ikhtiar kita semua, dan selalu berdoa kepada Allah, agar selalu dalam lindungannya," katanya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)