SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Penanganan bencana Kebakarab Hutan dan Lahan (Karhutla) diwilayah Kabupaten Sukamara saat ini masih terkendala beberapa hal, salah satunya adalah sarana prasarana yang belum maksimal.

"Untuk penanganan kebakaran dilakukan langsung oleh Satgas Karhutla," kata Kasi Kedarutanan BPBD Sukamara, Ahmad Zen, Senin, 1 Agustus 2021.

Menurutnya, Satgas Karhutla terdiri dari TNI dan Polri, Manggala Agni, KPHP, Masyarakat Peduli Api dan pihak perusahaan perkebunan, dimana pihaknya saat ini sudah melakukan beberapa kali pemadaman kebakaran.

"Untuk penangana memang kita masih mengalami beberapa kendala dilapangan, seperti lokasi kebekaran yang sulit dijangkau kendaraan maupun tim satgas, contohnya seperti kebakaran diseberang sungai dan lainnya," ujar Zen.

Zen melanjutkan, selain medan yang sulit jugaa dukungan sarana dan prasarana yang ada saat ini belum maksimal, mengingat untuk BPDB hanya memiliki beberapa unit kendaraan operasional ditambah dengan peralatan pemadaman yang dimiliki pihak lainnya.

--page

"Meski demikian Satgas tetap berupaya melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan dengan maksimal sesuai dengan kondisi yang ada dilapangan,” tukasnya.

Kasi Kedarutanan BPBD Sukamara menambahkan, bahwa pihaknya juga melakukan bimbingan dan pelatihan bagi Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam rangka meningkatkan kemampuan personel. (NORHASANAH/B-5)