SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Hingga saat ini, Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Sukamara telah menangani sebanyak 17 titik api yang muncul diwilayah tersebut.

"Sampai sekarang kebakaran yang sudah ditangai kurang lebih 17 titik," kata Kasi Kedarutanan BPBD Sukamara, Ahmad Zen, Senin, 1 Agustus 2021.

Menurutnya, dalam penanganan kebakaran, pihaknya melakukan upaya sebaik mungkin dengan sarana prasarana yang ada, terlebih Tim Reaksi Cepat (TRC) yang tergabung dalam Satgas Karhutla sudah diberikan bimbingan dan pelatihan.

"Jadi mereka ini langsung diterjunkan kelapangan dengan kemampuan yang ada," ujarnya.

Zen menerangkan, Satgas Karhutla terdiri dari TNI dan Polri, Manggala Agni, KPHP, Masyarakat Peduli Api dan pihak perusahaan perkebunan selalu menghadap beberapa kendala saat di lapangan.

--page

"Seperti lokasi kebakaran yang sulit dijangkau kendaraan maupun tim satgas, contohnya seperti kebakaran diseberang sungai dan lainnya," ujar Zen.

Juga dukungan sarana dan prasarana yang ada saat ini belum maksimal, mengingat untuk BPDB hanya memiliki beberapa unit kendaraan operasional ditambah dengan peralatan pemadaman yang dimiliki pihak lainnya.

"Meski demikian Satgas tetap berupaya melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan dengan maksimal sesuai dengan kondisi yang ada dilapangan,” tukasnya. (NORHASANAH/B-5)