BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H Sugianto Sabran meminta wawasan pendidikan antikorupsi harus terus diperluas.
"Kita harus memiliki komitmen yang tinggi dalam upaya pemberantasan korupsi, sebagai salah satu langkah membawa masyarakat menuju kondisi yang lebih baik," katanya, Selasa, 3 Agustus 2021.
Sugianto menjelaskan, perluasan wawasan dalam pendidikan antikorupsi dimaksudkan untuk membangun sistem pemerintahan yang terintegrasi dan menutup peluang terjadinya tindak pidana korupsi. Sehingga, dapat melahirkan generasi masa depan yang antikorupsi.
Selain itu, peningkatan serta perluasan terhadap pendidikan antikorupsi juga akan membawa dampak yang baik bagi generasi milenial Kalteng di masa depan.
"Memperluas pendidikan antikorupsi adalah kunci utama untuk menutup peluang terjadinya korupsi di masa depan, terutama untuk generasi muda," ungkapnya.
--page
Ia menambahkan, pencegahan terhadap tindakan korupsi harus dilakukan se-dini mungkin, dengan mengembangkan budaya antikorupsi dan menumbuhkan rasa malu terhadap tingkat korupsi. (NOPRI/B-7)









