BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya memberikan pelatihan bagi warga agar mahir dalam mengelola sampah skala rumah tangga.
Tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengurangan sampah skala rumah tangga, melalui berbagai kegiatan seperti pemilahan, pengomposan, biokonversi (BSF) dan Daur Ulang (kerajinan).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, Achmad Zaini menyampaikan selain kegiatan penanganan sampah, saat ini pemerintah kota sedang fokus terhadap gerakan bersama pengurangan sampah dari sumbernya.
"Pada skala rumah tangga dapat dilaksanakan dengan cara penerapan prinsip 3 R, yaitu dengan melakukan upaya mengurangi dan meminimalkan (reduce) memanfaatkan kembali (reuse) dan melakukan pengolahan serta daur ulang (recycle)," katanya, Rabu 4 Agustus 2021.
Pelatihan ini akan dilanjutkan di tiga kelurahan berikutnya yaitu Kelurahan Menteng, Kelurahan Bukit Tunggal dan Kelurahan Petuk Ketimpun.
"Prinsipnya sampah harus menjadi sumber daya yang dapat memberi manfaat," tuturnya.
Kegiatan ini adalah rangkaian gerakan bersama pengurangan sampah yang digagas DLH Kota Palangka Raya dalam satu bulan terakhir.
--page
Selain pelatihan juga dilakukan pemasangan biopori sebanyak 150 buah di tiga kelurahan, Kampanye pengurangan penggunaan Kantong Plastik di 7 Titik Trafic light.
Selanjutnya juga dilakukan kampanye aksi pungut sampah setiap hari Jumat, Operasi Plastik (OPLAS) yakni mengganti kantong belanja plastik sekali pakai dengan ecobag dan lain-lain.
"Kegiatan ini akan menjadi agenda rutin sebagai upaya pengurangan sampah, khususnya sampah plastik yang mendominasi jenis sampah saat ini," pungkasnya. (HENDRI/B-11)









