BORNEONEWS, Sampit - Penumpukan warga yang mengikuti vaksinasi di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur harus ditertibkan. Apalagi itu sudah membuat kerumunan.
Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Khozaini meminta tim satgas agar turun dan bersikap tegas dengan kegiatan seperti ini.
Menurut Khozaini, ini akan membuat banyak masyarakat yang geram. Pasalnya kegiatan seperti berdagang, hingga tempat ibadah dibatasi sementara di sisi lain hal semacam ini dibiarkan.
"Yang kerap dibubarkan selama ini tidak sebanding dengan kerumunan vaksin ini," tegasnya.
Menurut Khozaini, harusnya penyelenggara bisa mengantisipasi hal ini, karena antusias masyarakat yang tinggi untuk mengikuti vaksinasi itu tinggi.
"Ini dampak dari setiap urusan masyarakat harus ada sertifikat vaksin. Makanya masyarakat tidak memikirkan lagi dampaknya kalau hal semacam ini bisa membuat mereka terpapar," tegasnya.
Harusnya, kata dia, pemerintah bisa mengatur regulasi untuk pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Kotawaringin Timur agar tidak membuat kerumunan.
--page
"Harusnya buka pendaftaran secara online dan berikan jadwalnya. Jadi tidak ada kerumunan seperti ini," tandasnya.
Dia juga sangat khawatir ini akan membuat klaster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur yang hingga kini angka kematian cukup tinggi. (NACO/B-11)









