BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS Kalteng Eko Marsoro dalam rilisnya menerangkan ekonomi Kalteng pada triwulan II tahun 2021 tumbuh sebesar 2,92 persen dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (q-to-q).
"Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh kategori administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 73,02 persen," ujarnya, Kamis, 5 Agustus 2021.
Diterangkannya terdapat 6 kategori yang tumbuh negatif yaitu pertambangan dan penggalian; industri pengolahan; jasa keuangan; real estate; jasa perusahaan; serta jasa lainnya.
Kemudian untuk kategori yang mengalami kontraksi terbesar adalah kategori jasa perusahaan yang tumbuh negatif sebesar 11,75 persen.
Sebelumnya terang dia, ekonomi Kalteng pada semester I tahun 2021 (c-to-c) tumbuh sebesar 1,10 persen. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh kategori informasi dan komunikasi yang tumbuh 29,36 persen.
--page
Sementara itu, hanya kategori pertambangan dan penggalian yang mengalami kontraksi yaitu sebesar 15,28 persen. (DONNY D/B-5)









