PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tim gabungan langsung terjun ke lokasi begitu mendapat laporan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kamis, 5 Agustus 2021.

Tim gabungan yang terdiri atas TRC BPBD Kobar, Manggala Agni, MPA Kumai, Polsek Kumai dan Koramil Kumai saling bersinergi dan kompak memadamkan api yang membakar lahan di Desa Sungai Kapitan.

Disampaikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar, Martogi Siallagan bahwa kondisi di lokasi kejadian tidak ada sumber air. Sehingga pemadaman dengan sumber air berasal dari tangky water suplay.

"Saat di lokasi kejadian kondisi kering dan bergambut serta tidak ada sumber air. Tim bersama pihak terkait melaksanakan pemadaman dan pendinginan dengan sumber air berasal dari tangky suplay," ujarnya.

Dia menjelaskan, pihaknya menrima informasi dari masyarakat adanya kebakaran lahan, sekitar pukul 12.30 WIB. Usai menerima laporan, tim segera mempersiapkan sarana dan prasarana berikut mobilisasi menuju lokasi kejadian. Sekitar pukul 12. 45 WIB, barulah dilakukan pemadaman.

"Kurang lebih sekitar dua jam berselang sekitar pukul 14.30, tim gabungan berhasil memadamkan api," ungkapnya.

--page

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, jumlah luas lahan yang terbakar kurang lebih 1 hektare. Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan, untuk memastikannya besok pagi akan dilakukan mopping up.

Ia mengungkapkan, sebelumnya, pada 4 Agustus 2021 sekitar pukul 21.25 WIB, TRC BPBD Kotawaringin Barat telah melakukan pemadaman Karhutaa di Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan. Akibat kejadian tersebut, setidaknya seluas 2 hektar lahan terbakar. (DANANG/B-7)