BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur terus berupaya mengatasi kelangkaan oksigen di daerah itu. Salah satu caranya adalah dengan membeli alat oksigen ekstraktor dalam waktu dekat ini.
“Kami sudah pesan oksigen ekstraktor, diharapkan dengan adanya alat ini dapat membantu mengatasi kekurangan oksigen di wilayah ini, ” kata Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, Jumat, 6 Agustus 2021.
Alat tersebut diharap dapat membantu karena bisa mengubah oksigen bebas di udara menjadi oksigen murni. Ini akan membantu terutama bagi pasien Covid-19 yang bergejala sedang.
Pembelian alat oksigen ekstraktor dilakukan secara bertahap dengan total 50 unit. Sementara pada tahap awal ini akan didatangkan sebanyak 20 unit.
Alat tersebut diperuntukan bagi pasien dengan gejala sedang. Sedangkan pasien gejala berat tetap menggunakan oksigen tabung.
Seperti diketahui, permintaan isi ulang oksigen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit terus meningkat. Hal ini seolah menjadi momok bagi pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tersebut.
Kepala Bidang Perekaman Medik RSUD dr Murjani Sampit, Ari Wijayanto menyebutkan, setidaknya perlu 160 tabung oksigen untuk memenuhi kebutuhan harian di rumah sakit.
--page
"Masih sangat kurang ketersediaannya, untuk hari ini saja stok cuma ada 19 tabung. Tapi kami juga berupaya mendatangkan dari Pangkalan Bun hari ini sebanyak 26 tabung," ungkapnya. (USAY NOR RAHMAD/B-11)









