BORNEONEWS, Palangka Raya – Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) mengingatkan pasien isolasi mandiri untuk selalu menyampaikan update kondisi kesehatannya.
“Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri pun disarankan untuk menyampaikan kondisinya secara berkala,” kata Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalteng, Erlin Hardi.
Pasalnya, lanjut dia, apabila kondisi memburuk disertai gejala demam, batuk, dan sesak nafas cepat dengan frekuensi lebih dari 30 kali per menit, disarankan untuk segera pergi ke fasilitas pelayanan kesehatan.
“Kalau mengalami sesak nafas, nyeri dada, atau merasa tak nyaman. Nanti, keluarga atau yang bersangkutan bisa segera hubungi nomor darurat dan layanan dokter atau petugas Puskesmas setempat supaya bisa ditangani lebih lanjut,” pungkasnya.
Selain itu, dalam prosedur isolasi mandiri juga disampaikan untuk menyediakan daftar kontak orang terdekat dan terpercaya maupun hotline penting untuk kebutuhan darurat.
--page
Erlin menyampaikan dalam menjalani isolasi mandiri juga diperlukan dukungan dari orang lain, terutama keluarga. Dukungan dari orang terdekat diharapkan bisa menurunkan tingkat stres yang dialami pasien isolasi mandiri.
“Dengan kondisi mental yang baik, tentu akan meningkatkan imunitas yang membantu dalam mempercepat pemulihan tubuh,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-5)









