BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok - Kelurahan Hilir Sper Buntok, Kecamatan Dusun Selatan, meminta kepada Dinas Kesehatan agar kegiatan vaksinasi dilaksanakan disetiap Rukun Tetangga (RT).

"Hal itu dilakukan untuk memudahkan dalam pendataan terhadap warga yang sudah divaksin atau yang belum," kata Lurah Hilir Sper, Indera Yudi Yulian, Jumat, 6 Agustus 2021.

Ia mengatakan, selama ini yang melaksanakan vaksinasi massal tersebut dari Dinas Kesehatan, kepolisian dan Kejaksaan Negeri Barito Selatan.

"Sebagian warga di Kelurahan Hilir Sper sudah mengikuti vaksinasi yang dilaksanakan Dinas Kesehatan, Kepolisian dan Kejaksaan Negeri Barito Selatan itu," ucap dia.

Namun lanjut dia, ketika pihaknya menanyakan jumlah warga di Kelurahan Hilir Sper yang mengikuti vaksinasi tersebut, ternyata datanya tidak ada.

--page

Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dilaksanakan disetiap RT dan itu dalam upaya memudahkan pihaknya dalam melakukan pendataan.

Dengan demikian pihaknya bisa mengetahui jumlah warga khususnya di Kelurahan Hilir Sper yang sudah divaksinasi atau yang belum dan hal ini sudah disampaikan pihaknya pada rapat koordinasi beberapa waktu lalu.

"Untuk pelaksanaannya bisa dilaksanakan di kantor kelurahan, dan kita tinggal menentukan jadwal warga pada setiap RT yang mengikuti vaksinasi," ucap dia.

Selain itu ia juga menyampaikan, untuk jumlah RT yang ada di kelurahan Hilir Sper ini ada sebanyak 30 RT dan pihaknya sudah meminta RT mendata warganya yang belum divaksinasi.

"Dari data yang sudah kita terima dari 10 RT, ada sebanyak 750 orang yang belum divaksinasi, baik dosis 1 maupun dosis 2," beber dia.

--page

Ia menambahkan, data tersebut hanya dari dari 10 RT, dan belum data yang nantinya masuk dari 20 RT lainnya yang ada di Kelurahan Hilir Sper ini.

"Kalau data tersebut sudah masuk semuanya, diperkirakan diperkirakan warga yang belum divaksinasi diatas seribu orang," jelas dia.

Data tersebut, lanjt dia, sudah disampaikan pihaknya kepada Dinas Kesehatan dan tinggal mereka menentukan jadwal vaksinasinya.

"Berdasarkan informasi dari Dinkes lagi menungguu vaksin, jika sudah ada baru dilaksanakan,”  ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-5)