PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Berbagai bentuk pengelolaan sampah terus digencarkan oleh banyak pihak. Bahkan, sampah kini ternyata tidak hanya memiliki nilai ekonomi tetapi mampu menjadi medium dalam bersedekah.

Terobosan itu baru saja dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya dengan membagikan keranjang sedekah sampah di beberapa rumah ibadah.

Tujuannya agar masyarakat peduli kebersihan lingkungan dan bisa mendapatkan pahala dengan memberikan sampah yang dapat didaur ulang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, Achmad Zaini mengatakan, gagasan dan praktik sedekah sampah pada dasarnya hampir mirip bank sampah.

Namun yang membedakannya adalah tidak ada transaksi tunai atau menabung atas jual beli sampah daur ulang.

--page

Lebih uniknya lagi, masyarakat yang ingin bersedekah tidak perlu mengeluarkan uang, melainkan sedekah dalam bentuk sampah yang memiliki nilai ekonomis.

"Dalam perspektif lingkungan hidup dan sosial, praktik sedekah sampah lebih tinggi kedudukannya dibanding bank sampah," katanya, Jumat 6 Agustus 2021.

Selain dapat menanamkan kebaikan untuk selalu bersedekah, program ini juga bertujuan untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.

"Tujuan lain juga untuk membiasakan perilaku memilah sampah, serta mendukung program pemerintah dalam mengurangi sampah plastik dan mendorong perekonomian bangkit melalui penerapan ekonomi sirkular," pungkasnya. (HENDRI/B-7)