BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), melalui data resminya menyampaikan, jumlah pasien positif Covid-19 meninggal dunia di Kobar telah mencapai 180 kasus.
Data yang bersumber dari website resmi http://covid19.kotawaringinbaratkab.go.id/ menunjukan, beberapa hari terakhir ini kasus pasien Covid-19 meninggal dunia masih kerap terjadi.
"Selama satu minggu pada Minggu pertama bulan sejak tanggal 1 - 6 Agustus 2021 ini, tercatat ada 8 kasus kematian di Kobar," kata Ketua Satgas Covid-19 Kobar dalam rilisnya.
Berdasarkan data terakhir yang diunggah oleh tim PPID Kobar pada Jumat, 6 Agustus 2021. Kasus kematian tertinggi berada di Kecamatan Arut Selatan, yaitu 95 kasus, kemudian Pangkalan Banteng 27 kasus, Pangkalan Lada 24 kasus dan Kumai 22 kasus.
"Sementara itu, dua kecamatan di Kobar angka kematiannya masih dibawah sepuluh, yaitu Kotawaringin Lama dan Kecamatan Arut Utara," ungkapnya.
--page
Dalam data yang sama disampaikan tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 yang sembuh. Sehingga jumlah kasus pasien Positif Covid-19 yang sembuh sebanyak 5.147 orang.
Namun, masih ada tambahan kasus baru Covid-19, yaitu sebanyak 17 kasus. Sehingga jumlah kasus Covid-19 di Kobar sebanyak 5.586 kasus. Sejak awal pandemi masuk di Kobar.
Sehingga, dengan adanya tambahan jumlah kasus aktif baru. Maka jumlah pasien dalam perawatan sebanyak 259 orang. Kasus aktif adalah jumlah pasien positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan di rumah sakit atau isoloasi mandiri.
Melihat masih mewabahnya pandemi Covid-19 di Kobar. Bupati Nurhidayah pun kembali turun ke lapangan, membagikan bansos dan mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan.
"Ini wujud sayangnya ibu kepada masyarakat, makanya kami hadir mengajak masyarakat untuk kembali disiplin protokol kesehatan. Ayo, sama - sama kita tuntaskan pandemi Covid-19 ini," pungkasnya. (DANANG/B-5)









