BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kesal lantaran ada wartawan melakukan peliputan saat dilakukannya patroli penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) oleh tim satgas covid-19, di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Sabtu malam, 7 Agustus 2021, seorang perempuan berbusana seksi marah-marah dan sempat berniat merampas kamera wartawan Dayak TV Marto Prawiro yang sedang melakukan peliputan.
Insiden singkat tersebut terjadi saat tim satgas singgah disebuah warung penjual sop sapi dipinggir Jalan G.M Arsyad, Kelurahan Baru untuk melakukan sosialisasi terkait kepatuhan prokes, lantaran saat ini sudah diterapkan PPKM level 4.
Perempuan seksi yang duduk di bangku pembeli bersama teman perempuan yang juga berpakaian minim tersebut sempat ditegur Bupati Kobar Nurhidayah agar patuh memggunakan masker dan mentaati prokes.
Bupati juga sempat menanyakan kenapa malam-malam masih nongkrong dan kenapa ia memggunakan pakaian minim.
Awalnya perempuan tersebut, masih belum terpancing emosi. Namun setelah ia mengetahui ada wartawan yang meliput, sontak ia marah-marah.
--page
"Heh, jangan ambil gambar," ujar salah seorang perempuan sambil berupaya merebut kamera wartawan Dayak TV.
Perempuan seksi tersebut juga sempat menyahut dengan nada ketus saat ditegur oleh Wakapolres Kobar Kompol Boni Arifiento.
"Kalau tidak mau diliput, kenapa masih nongkrong, pakai pakaian minim lagi malam-malam. Lebih baik pulang ke rumah," tegur Wakapolres.
Namun, kembali ia dengan ketus menyahut singkat.
"Ih.. apa urusannya," ujar perempuan tersebut sambil berlalu menuju mobil jenis city car warna abu-abu. (WAHYU KRIDA/B-5)









