PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS Palangka Raya - Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengatakan, Pemprov menyalurkan bantuan dari presiden yakni 168 unit Oxygen Consentrator (OC) beserta ribuan obat-obatan dan vitamin untuk penanganan Covid-19 ke seluruh rumah sakit di Kalteng.

"Terima kasih banyak atas bantuan dari Pak Presiden Joko Widodo. Berkat bantuan itu pula, saya mendistribusikan 168 unit OC kepada rumah sakit se-Kalimantan Tengah sesuai dengan kebutuhan masing-masing," katanya. Selasa, 10 Agustus 2021

Orang nomor satu di Kalteng tersebut mengungkapkan, pembagian tersebut dimulai dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Doris Sylvanus sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 yang mendapat alokasi 28 unit.

Kemudian, Rumah Sakit Umum Daerah Imanudin dan Murjani masing-masing mendapatkan 15 unit, rumah sakit lainnya akan diberikan 5-10 unit untuk penanganan Covid-19. 

Dia menuturkan, angka persediaan tersebut ke depan akan ditambah diiringi dengan upaya yang dilakukan Pemprov Kalteng mengajak partisipasi swasta dalam mengatasi krisis oksigen melalui pemberian CSR. Juga melalui kerja sama dengan gubernur provinsi tetangga seperti Kalimantan Timur, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.

--page

Selain itu, Sugianto juga menegaskan agar penyedia oksigen reguler tetap mempertahankan kuota oksigen yang ada sehingga untuk wilayah Kalteng dapat tetap terjaga.

Menurutnya, keterbatasan ketersediaan oksigen sangat berisiko terhadap meningkatnya angka kematian akibat Covid-19.

Di sisi lain, Sugianto menambahkan bahwa Kaltengtidak mungkin terus tergantung dengan pihak luar di tengah ketidakpastian kapan pandemi ini berakhir. 

Atas dasar pertimbangan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan membeli generator oksigen untuk bisa memproduksi oksigen secara mandiri. 

"Kita gotong royong terus menerus dalam upaya penanganan Covid-19 ini bersama dengan bupati dan wali kota. Pembelian generator oksigen skala besar yang akan ditempatkan pada tiga wilayah regional Kalteng yakni wilayah Barat, wilayah Tengah dan wilayah Timur," pungkasnya. (APRIANDO/B-7)