BORNEONEWS, Tamiang Layang - Penata anestesi di RSUD Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur terpapar covid-19 sesuai hasil swab test antigen. Kondisi ini menyebabkan pelayanan di ruang operasi ditutup sementara.
"Betul, dua orang penata anestesi kami terpapar covid-19 dan sedang isolasi mandiri," kata Direktur RSUD Tamiang Layang, Vinny S Djala saat dikonfirmasi Borneonews, Selasa, 10 Agustus 2021.
Dia menjelaskan, karena penata anestesi di rumah sakit tersebut hanya dua orang dan semuanya terpapar covid-19, maka untuk sementara pelayanan di ruang operasi tidak dapat dilakukan.
"Apabila ada kasus kegawatdaruratan bedah, dengan sangat terpaksa kami akan merujuk ke rumah sakit terdekat, kami berharap masyarakat atau pasien dapat memahami kondisi ini," jelas Vinny.
Seperti diketahui penata anestesi adalah tenaga kesehatan yang bertugas melakukan tindakan anestesi atau pembiusan untuk menghilangkan rasa sakit pada tubuh pasien ketika dilakukan pembedahan atau prosedur lainnya yang menimbulkan rasa sakit pada tubuh.
--page
Kedua penata anestesi di RSUD Tamiang Layang diduga terpapar saat melayani pasien positif covid-19 yang menjalani tindakan pembedahan.
Keduanya tidak mengalami gejala berat yang membutuhkan perawatan khusus sehingga hanya menjalani isolasi mandiri selama 10 hari ke depan sambil tetap dipantau perkembangan kesehatannya. (BOLE MALO/B-7)









