BORNEONEWS, Palangka Raya - Satreskrim Polresta Palangka Raya belum mengetahui secara pasti penyebab kematian ibu rumah tangga (IRT) secara mendadak di sebuah warung, Jalan dr Soetomo, Kelurahan Palangka, Rabu malam, 11 Agustus 2021.
"Belum diketahui secara pasti penyebab tewasnya korban. Kami masih melakukan penyelidikan," kata Kasatreskrim Polresta Palangka Raya, Kompol Todoan Agung Gultom mewakili Kapolresta Kombes Pol Sandi Alfadien Mustofa saat memberikan keterangan melalui group WhatsApp, Kamis, 12 Agustus 2021.
Kendati demikian, kata Todoan, berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test Antigen di RS Doris Sylvanus Palangka Raya, hasilnya reaktif.
"Namun kami belum mengetahui informasinya, apakah jenazah statusnya isolasi mandiri atau apa," terangnya.
Sementara itu, korban ditemukan pertama kali oleh anak perempuannya Meisya (12). Saat itu ibunya mengalami kejang-kejang. Tidak lama kemudian, IRT itu langsung mengembuskan napas terakhirnya.
--page
"Menurut anak korban, sebelum meninggal, ibunya mengalami sakit batuk disertai pilek selama 1 bulan terakhir," pungkasnya. (PARLIN TAMBUNAN/B-11)









