KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Pihak Kecamatan Katingan Tengah bersama pihak  polsek dan danramil setempat melakukan media soal akun facebook atau FB Puskesmas Tumbang Samba, Kamis, 12 Agustus 2021.

Camat Katingan Tengah, Yoby Sandra mengatakan mediasi ini dilakukan menindaklanjuti postingan di akun FB Puskesmas Katingan Tengah pada Rabu, 11 Agustus 2021.

Postingan itu ditujukan kepada Camat, Kapolsek dan Danramil Kecamatan Katingan Tengah.

Kalimat yang diposting itu yakni, "Kami pihak Puskesmas untuk sementara membatasi diri atau stop total sementara untuk melakukan tracing dan pemantauan Covid-19 di Desa Samba Katung".

"Sehubungan dengan beberapa respon negatif oleh beberapa oknum warga dan keluarga pasien di Desa Samba Katung di media sosial yang menuding pihak Puskesmas mencari-cari dengan sengaja ada Covid-19 di Desa Samba Katung."

--page

"Dan beberapa warga kami rekam di media sosial memberi komentar negatif terhadap petugas-petugas," demikian isi postingan itu.

Dari mediasi ini, kata Camat Katingan Tengah, Yoby Sandra dispulkan bahwa ada postingan salah satu oknum warga yang mengatakan petugas Puskesmas Tumbang Samba berlebihan dan sengaja mengada-adakan kasus dalam rangka pelaksanaan tracing kasus Covid-19 di sambut komentar-komentar oknum warga lain yang semakin memojokkan.

Kemudian  pihak puskesmas menyatakan stop sementara untuk melakukan tracing dan pemantauan kasus Covid-19 di desa tersebut.

Hasil kesepakatan mediasi, ujar Camat Yoby Sandra pertama pembinaan terhadap warga tersebut oleh Gugus Tugas Kecamatan, agar tidak terulang di lain waktu dan lain warga di Kecamatan Katingan Tengah

"Kemudian Puskesmas Tumbang Samba menarik pernyataan sebelumnya, sehingga tetap melakukan tugas seperti biasa dalam rangka tracing dan pemantauan Covid-19 di desa tersebut," imbuh Camat Katingan Tengah, Yoby Sandra. (ABDUL GOFUR/B-5)