BORNEONEWS, Palangka Raya - Permasalah dugaan kesalahan data pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction) Rumah Sakit (RS) Siloam Palangka Raya sudah mulai menemukan titik temu.
RS Siloam Palangka Raya telah melaksanakan mediasi lanjutan secara virtual bersama dengan kelompok Winda dan perwakilan 10 orang perserta kunjungan kerja Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) ke Kota Palangka Raya.
Dalam mediasi lanjutan yang dilaksanakan secara virtual pada Jumat 13 Agustus 2021 ini, pihak RS Siloam Palangka Raya memberikan klarifikasinya terkait perbedaan data.
Salah seorang peserta mediasi, Winda Saragih, menyampaikan dalam mediasi lanjutan tersebut juga dihadiri oleh Direktur RS Siloam Palangka Raya Kevin Chrisanta Budiyatno.
“Pihak RS Siloam telah memberikan keterangannya secara komprehensif atas keluhan yang dilayangkan beberapa waktu lalu,” tutur Winda.
--page
Ia bersama kelompoknya mengaku sangat mengapresiasi langkah Siloam yang mau kembali memberikan klarifikasi di media kedua yang dilaksanakan tersebut.
"Kita apresiasi, pihak RS Siloam akhirnya mau memberikan klarifikasinya terkait permasalahan ini. Penjelasannya sangat komprehensif, banyak informasi baru yang kami dapatkan,” tuturnya. (HERMAWAN DP/B-5)









