SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Sebanyak 2 orang pasien Covid-19 dibolehkan pulang dari rumah isolasi mandiri terpadu yang disediakan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur. Mereka akhirnya dinyatakan sembuh setelah melalui 10 hari masa isolasi.

“Kami melepas pasien yang dinyatakan sembuh, dari rumah isolasi mandiri terpadu yang kami kelola ini, " kata Koordinator Penyediaan Logistik di Rumah Isolasi Terpadu, Yephi Hartady, Jumat, 13 Agustus 2021. 

Kedua pasien itu hasil antigennya sudah keluar negatif dan memang sudah mendapat rekomendasi dari pihak kesehatan. Kedua pasien tersebut terdiri dari satu anak perempuan dan satu pria dewasa. Mereka dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang oleh tim medis.

"Keduanya menjalani perawatan selama 10 hari, namun baru dipulangkan pada hari ke-11 lantaran ada keperluan pengisian survei yang diperlukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kotim," katanya. 

Yephi mengungkapkan sejak dioperasikan pada Senin, 2 Agustus lalu, ada 4 pasien covid-19 di rumah isoman terpadu yang memanfaatkan rumah dinas pimpinan DPRD.

Selama menjalani isolasi, pasien diberikan makan 4 kali sehari, yakni 3 kali makanan pokok dan 1 kali makanan ringan atau snack. Mereka juga diberi kesempatan untuk melakukan aktivitas di luar ruangan dua kali sehari, baik itu olahraga atau sekedar berjemur dibawah sinar matahari.

“Kami mengimbau kepada penderita Covid-19 agar tidak perlu takut untuk dirawat di rumah isoman terpadu ini. Karena disini kami berupaya membantu penderita agar cepat sembuh dengan bantuan peralatan dan layanannya,” imbuh Yephi.

--page

Selain itu, pasien Covid-19 di rumah isoman terpadu ini juga mendapat layanan kesehatan dari tiga institusi kesehatan, Satgas, yakni Puskesmas Ketapang I, Dokkes Polri, dan Poliklinik TNI. Serta dua kali layanan konseling dari tim psikolog untuk mengetahui kondisi mental pasien. (USAY NOR RAHMAD/B-11)