PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Jumlah tenaga kesehatan yang bertugas di pelosok Kalteng dinilai masih belum idel. Hal ini berpengaruh pada pelayanan kesehatan untuk masyarakat.

Terkait itu, angogta DPRD Kalteng, Sri Neni Trianawati memberikan solusi kepada pemerintah supaya dapat memberikan beasiswa bagi putra daerah yang hendak menempuh pendidikan tinggi pada bidang kesehatan.

"Tentu pemberian beasiswa itu harus dengan syarat, jika sudah lulus dari pendidikannya siap mengabdi di daerah asalnya. Nah pemerintah juga harus dapat memfasilitasi hal tersebut," kata Sri Neni, Sabtu, 14 Agustus 2021.

Dia mengatakan, pengadaan program beasiswa tersebut merupakan sebagai salah satu solusi bagi pemerintah untuk melakukan pemerataan tenaga kesehatan.

Selain itu, beasiswa tersebut juga bisa diberikan secara rutin. Dengan demikian, pemerintah tidak kesulitan lagi mencari tenaga kesehatan untuk ditempatkan di pelosok.

--page

"Tenaga kesehatan lebih banyak menumpuk di daerah perkotaan. Saya pikir dengan program beasiswa dapat menjadi solusi untuk mengisi tenaga kesehatan yang mengalami kekurangan," imbuhnya. (DONNY D/B-11)