TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Di tengah lonjakan kasus positif covid-19 yang sangat tinggi di Kabupaten Barito Timur, masih saja ditemukan masyarakat yang tidak memakai masker di tempat umum seperti pasar.

"Tadi saat petugas kami melanjutkan gerakan pembagian masker untuk masyarakat di Pasar Desa Jaar ditemukan pengunjung pasar yang tidak memakai masker maupun mengenakan masker dengan benar,"  ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran atau BPBD Damkar Barito Timur, Riza Rahmadi, Minggu, 15 Agustus 2021.

Selain itu lanjutnya, meski menggunakan masker beberapa pengunjung pasar juga mengenakan masker yang tidak layak untuk memberikan perlindungan.

"Karena itu kami mengimbau masyarakat agar sungguh-sungguh mematuhi protokol kesehatan, apalagi Kecamatan Dusun Timur merupakan wilayah dengan kasus positif maupun kasus meninggal tertinggi di Barito Timur," kata Riza.

Gerakan pembagian masker untuk masyarakat terutama di pasar tradisional, dilakukan BPBD Damkar untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

--page

"Pembagian masker akan diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu agar penggunaan masker merata di masyarakat," jelasnya.

Menurut Riza, selama ini banyak anggota masyarakat terutama dari kelompok ekonomi lemah, yang merasa berat untuk membeli dan mengganti masker, karena itu dia berharap dengan pembagian masker di tempat-tempat keramaian seperti pasar dapat meningkatkan pemerataan penggunaan masker.

"Pembagian masker juga selalu diiringi dengan imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan 5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas," tandasnya. (BOLE MALO/B-5)