PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Agar pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotawaringin Barat (Kobar) di Desa Natai Baru, Kecamatan Arut Selatan, Minggu, 15 Agustus 2021, tidak sampai menimbulkan kerumunan, puluhan personel gabungan dari TNI dan Polri bantu pengaturan antrean agar aturan protokol kesehatan bisa berjalan sesuai aturan.

Komandan Kodim (Dandim) 1014 Pangkalan Bun Letkol Arh Drajad Tri Putro menjelaskan ini merupakan bentuk pelaksanaan komitmen pihaknya untuk membantu pemerintah dalam mensukseskan kegiatan vaksinasi covid-19 bagi warga.

"Tentunya yang paling kami tekankan dalam kegiatan ini adalah saat pengaturan antrean warga. Personel TNI/Polri yang bertugas saat itu berupaya agar antrean warga bisa berlangsung lancar dan cepat tabpa menimbulkan antrean yang tentunya berpotensi rawan penyebaran covid-19," jelas Dandim.

Menurut Dandim, dalam kegiatan vaksinasi massal ini, warga yang datang langsung dibagi per-kelompok dengan patokan di Puskesmas mana warga tersebut terdaftar untuk mendapatkan vaksin.

"Sesuai briefing yang tekah dilakukan, petugas yang berjaga langsung mengarahkan warga yang datang antara e hingga 5 orang menuju meja pendaftaran yang diatur berdasarkan puskesmas tempat warga tersebut mendaftar," jelas Dandim.

--page

Dandim mengatakan, setelah warga tersebjt melakukan pemeriksaan atau screening awal di halaman GOR Desa Natai Baru kemudian diarahkan untuk masuk kedalam ruangan untuk mendapatkan vaksinasi.

"Alhamdulillah dengan adanya pengaturan ini, kerumunan saat antre pendaftaran dan mendapatkan vaksin bisa diminimalisir. Kemudian, warga yang selesai divaksin juga bisa keluar dari dalam GOR melalui jalur yang sudah diatur sedemikian rupa sehingga tidak menggangu jalur masuk warga yang masuk untui divaksin," jelas Dandim. (WAHYU KRIDA/B-5)