BORNEONEWS, Palangka Raya - Aparat gabungan dari TNI-Polri dan Manggala Agni melakukan patroli terpadu sekaligus melakukan pemetaan lahan sejauh 10 Km yang dinilai rawan terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kelurahan Gaung Baru, Kecamatan Rakumpit, Kota Palangka Raya, Minggu, 15 Agustus 2021.
Dalam patroli itu, mereka juga dibantu masyarakat setempat. "Lokasi yang rawan berpotensi Karhutla kami tandai dengan menggunakan bendera yang berwarna. Yakni merah (berbahaya), kuning (siaga) dan hijau (waspada)," kata Bhabinkamtibmas Polsek Rakumpit Bripka Hengky.
Dari hasil patroli terpadu tersebut, mereka menemukan 2 lahan yang rawan berpotensi Karhutla. Petugas kemudian menandai dengan bendera kuning atau berstatus siaga.
Pemasangan bendera kuning itu, lanjut Hengky, berdasarkan kondisi tanah dan banyaknya tumbuhan kering yang sangat mudah terbakar dan dapat merambat lebih luas.
Selain melakukan patroli, petugas juga mengingatkan masyarakat sekitar agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api di kawasan lahan berpotensi karhutla.
--page
"Kita pasti bisa mencegah terjadinya karhutla di Kota Palangka Raya, yang tentunya dapat terwujud dengan adanya upaya bersama yakni dengan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan," pungkasnya. (PARLIN TAMBUNAN/B-7)









