BORNEONEWS, Tamiang Layang - Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kabupaten Barito Timur mulai melakukan pendataan calon pemilih pemula melalui Sekolah Menengah Atas atau SMA sederajat yang ada di daerah setempat.
"Untuk itu kami mulai melakukan koordinasi dengan seluruh SMA sederajat dalam rangka pelaksanaan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan atau PDPB 2021. Kami menargetkan 20 SMA sederajat yang ada di Barito Timur dapat terjangkau semua," ungkap Koordinator Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Barito Timur, Anugrahadi di Tamiang Layang, Minggu, 15 Agustus 2021.
Dia menuturkan, hingga saat ini, KPU telah mengunjungi SMAN 1 Dusun Tengah, SMKN 1 Raren Batuah, MAS Miftahul Ulum Tuyau, SMAN 1 Karusen Janang dan SMAN 1 Paku.
"Dalam rangkaian kunjungan tersebut, kami meminta dukungan data seluruh siswa yang dalamn PDPB nanti akan didaftarkan sebagai calon pemilih baru pada pemilu serentak tahun 2024," ujar Anugrahadi.
Dia menjelaskan, data pemilih berkelanjutan atau DPB yang diterima KPU tidak serta-merta dapat didaftarkan dalam daftar pemilih baru. Namun, akan melewati tahapan verifikasi dan validasi, terutama untuk memastikan calon pemilih telah memenuhi ketentuan administrasi sebagaimana ditetapkan oleh peraturan dan perundang-undangan yang mengatur tentang pendaftaran pemilih baru.
--page
"Selanjutnya, selain untuk keperluan internal KPU juga akan sharing data dan berkontribusi ke Disdukcapil untuk menginformasikan pelajar yang telah berusia 17 tahun untuk dilakukan perekaman KTP-EL," imbuhnya.
Selain itu, hasil PDPB yang laksanakan oleh KPU secara periodik akan direkapitulasi serta diumumkan melalui media online dan papan pengumuman sehingga masyarakat dapat mengetahui pergerakan data setiap bulannya.
"KPU juga melaksanakan rapat koordinasi setiap tiga bulan bersama Bawaslu, pemerintah dan pemangku kepentingan untuk mendapatkan masukan atas pelaksanaan PDPB 2021," terang Anggota KPU Barito Timur ini.
"Kami mengapresiasi pihak sekolah yang begitu antusias mendukung kegiatan PDPB 2021 dengan menyampaikan data siswa yang cukup lengkap karena sudah memuat hampir seluruh elemen data yang dipersyaratkan dalam pendataan dan pendaftaran calon pemilih baru," tandasnya. (BOLE MALO/B-7)









