BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah pengguna jalan yang biasa melewati perempatan Jalan Agatis - Jalan Pemuda berharap, pihak Kodim 1015 Sampit bermurah hati membuka portal yang dipasang di ruas jalan tersebut.
"Saya berharap pihak Kodim bisa membuka portal yang dipasang. Lagian masih ada saja pengguna jalan yang mencari celah untuk menerobos," kata Ahmad, pengguna jalan, Senin, 16 Agustus 2021.
Keberadaan ruas Jalan Agatis sangat membantu warga dalam mempersingkat jarak, karena menghubungkan beberapa jalan. Seperti jalan S Parman, Jalan Pemuda, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Cut Mutia.
"Bagi kami yang sering lewat situ ditutupnya ruas jalan cukup menghambat perjalanan. Terpaksa harus mencari jalan alternatif lainnya," kata Ojan pengguna jalan lainnya.
Pengguna jalan beranggapan bahwa penutupan jalan tidak tepat kalau hanya memberikan efek jera bagi oknum pembuang sampah. Pengguna jalan meminta pihak Kodim 1015 Sampit memasang kamera pengintai di sekitar lokasi.
--page
"Mending dipasang kamera, biar ketahuan siapa yang buang. Kalau pengguna jalan yang berniat lewat saya rasa tidak tepat kalau ditutup," kata Ahmad.
Sebelumnya, Komandan Kodim 1015 Sampit Letkol Czi Akhmad Safari menegaskan penutupan jalan dimaksud memberi efek jera bagi warga yang sering membuang sampah sembarangan. Pihaknya juga memastikan penutupan jalan tidak permanen dan berencana kembali membuka portal. (USAY NOR RAHMAD/B-7)









