BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kesadaran pengunjung Pasar Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui dalam memakai masker cukup tinggi. Namun demikian, perlu diperbaiki karena masih banyak di antaranya yang memasang masker asal-asalan, sehingga tidak memenuhi protokol kesehatan.
"Kesadaran sudah cukup bagus hampir 100 persen. Hanya pemasangan masker masih belum benar seperti di dagu dan tidak menutup hidung," ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran atau BPBD Damkar Kabupaten Barito Timur usai kegiatan pembagian masker di Pasar Bentot, Rabu, 18 Agustus 2021.
Dia menjelaskan, meski sudah mengenakan masker namun jika tidak dipasang dengan benar, maka tidak akan memberikan perlindungan dari penularan covid-19.
"Bahkan sekarang dengan berkembangnya covid-19 varian Delta, pemerintah justru menyarankan penggunaan masker yang berlapis. Jadi, kalau masker yang dipakai cuma satu dan pemasangannya tidak benar, berarti tidak ada perlindungan apa-apa," paparnya.
Demi meningkatkan kesadaran masyarakat, lanjut Riza, BPBD Damkar terus melakukan pembagian masker di pasar-pasar tradisional dengan memprioritaskan masyarakat kurang mampu.
--page
Dia beralasan, masih banyak anggota masyarakat terutama dari kelompok ekonomi lemah yang merasa berat untuk membeli dan mengganti masker. Oleh karena itu, dia berharap dengan pembagian masker di tempat-tempat keramaian seperti pasar, dapat meningkatkan pemerataan penggunaan masker.
"Kegiatan di Pasar Bentot tadi anggota BPBD Damkar membagikan 300 lembar masker," ungkap Riza. (BOLE MALO/B-7)









