SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kerusakan Jalan Kapten Mulyono Sampit, Kotawaringin Timur, akhirnya mengakibatkan sejumlah kendaraan mengalami kecelakaan. Sebelumnya kerusakan jembatan ini sudah dikeluhkan oleh pengguna jalan. 

"Hari ini saja sudah beberapa mobil kendaran terperosok," kata Alfiannur, pengguna jalan yang lewat, Kamis, 19 Agustus 2021. 

Selain mobil ada juga truk yang terperosok di jembatan yang berlandaskan kayu ulin tersebut. Bagi mobil kecil bisa dengan cepat dievakuasi. Namun untuk kendaraan truk akan memakan waktu lebih lama. 

Kendaraan-kendaraan itu terperosok akibat kayu landasan jembatan yang sudah patah. Sehingga jika dilewati kendaraan apalagi bermuatan berat akan langsung terperosok. 

Kerusakan jembatan ini sudah  berlangsung sekitar hampir sepekan ini. Jembatan kayu itu cepat hancur karena setiap hari dilalui kendaraan bermuatan berat. Sedangkan landasan jembatan terbuat dari kayu ulin. 

--page

Pihak terkait pun sudah memasang spanduk peringatan agar truk bermuatan lebih dari 8 ton untuk tidak melewati jalan tersebut. Namun hal itu tak digubris para sopir truk. 

"Jalan Lingkar Kota Selatan masih sulit dilalui," kata salah seorang sopir truk yang enggan namanya ditulis dalam berita. 

Warga dan pengguna jalan pun berharap pihak terkait segera memperbaiki jembatan yang terkenal dengan jembatan patah itu. Sehingga tak ada korban yang mengalami kecelakaan di atas jembatan tersebut. (USAY NOR RAHMAD/B-5)