BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar) menyusun langkah perbaikan dalam rangka pelaksanaan dan peningkatan nilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah melalui asistensi.
Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) ini diikuti seluruh SKPD melalui virtual dilaksanakan di ruang rapat sekretariat daerah, Kamis 19 Agustus 2021.
Asistensi dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Bupati Kobar Nurhidayah yang didampingi Wakil Bupati Ahmadi Riansyah, Ketua DPRD Kobar, Sekretaris Daerah, Kepala BAPPEDA, Inspektur dan Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kobar.
Bupati Nurhidayah menyampaikan kegiatan ini digelar untuk memonitor sejauh mana pelaksanaan program kerja dan kegiatan dengan penyerapan anggaran. "Setiap pelaksanaan program kerja dan kegiatan harus sesuai dengan apa yang telah direncanakan," katanya.
Nurhidayah selalu menekankan bahwa birokrasi harus bekerja dengan memanfaatkan anggaran se-efektif dan se-efisien mungkin, meski dengan keterbatasan anggaran.
--page
Hasil evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pekab Kobar 2019 berpredikat “B” dengan skor 60,05. Sedangkan hasil evaluasi AKIP 2020 memperoleh predikat “B” dengan skor 61,19.
Dari hasil tersebut ada kenaikan skor seumlah 1,14 persen dari 2019. Bupati berharap pada 2021 Kabupaten Kotawaringin Barat dapat memperoleh predikat “A” atau “BB”.
"Target ini harus menjadi warning bagi perangkat daerah untuk melakukan analisis pada unit kerja masing-masing, kurangnya apa, salahnya apa, bagian mana yang perlu diperbaiki dan apa yang harus dilakukan selanjutnya," tegasnya.
Bupati menambahkan jika upaya perbaikan dan penguatan Akuntabilitas Kinerja tidak hanya dilakukan oleh tim SAKIP Kobar, tapi dibutuhkan peran semua elemen terutama kepala perangkat daerah dan para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, karena penguatan akuntabilitas adalah sebuah upaya kolektif.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Ahmadi Riansyah berharap tim selanjutnya segera menyusun rencana aksi sebagai tindak lanjut upaya mencapai target sasaran nilai.
"Saya berharap peningkatan nilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah berdampak terhadap peningkatan pelayanan terhadap masyarakat," katanya. (DANANG/B-6)









