BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Irzal mengatakan, program pembinaan keluarga dalam menciptakan SDM unggul dan sehat masih terus dilakukan.
"Program pembinaan keluarga masih terus berjalan. Kendalanya saat ini memang pembatasan karena protokol kesehatan. Namun, penyuluh tetap melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada kader via media sosial," katanya, Kamis, 19 Agustus 2021.
Irzal menjelaskan, pembinaan yang dilakukan penyuluh BKKBN tidak hanya sebatas permasalahan stunting. Namun, juga pembinaan untuk mewujudkan keluarga unggul, berkualitas, dan sehat.
BKKBN juga menjalankan program Dashat atau Dapur Sehat Atasi Stunting. Menurutnya program tersebut telah dilaksanakan pada 286 Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) yang telah terbentuk di sejumlah kabupaten dan kota Provinsi Kalteng.
"Dalam program itu, keluarga-keluarga diberikan pemahaman tentang 1.000 hari pertama kehidupan, mengelola air bersih, serta menata lingkungan yang sehat," jelasnya.
Salain itu, Irzal mengimbau kepada seluruh keluarga yang ada di Kalteng agar dapat menerapkan pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan keluarga. Menurutnya, hal ini penting dilakukan terutama untuk mencegah paparan covid-19.
--page
"Pertama harus mematuhi protokol kesehatan. Kemudian, menjaga kecukupan gizi bagi seluruh anggota keluarga. Dan terakhir menjaga kebersihan," pungkasnya. (NOPRI/B-11)








