BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua TP-PKK Provinsi Kalteng Ivo Sugianto Sabran, meminta kader PKK khususnya di tingkat desa maupun kelurahan agar dapat berperan aktif dalam mendukung percepatan penanganan stunting.
"Perannya PKK disini khususnya yang ada di desa maupun kelurahan untuk melihat warganya yang sedang hamil dan mengajak untuk mengecek kondisi kandungannya, karena untuk deteksi stunting bukan dilihat dari pas bayi baru lahir, tetapi dilihat saat masa kandungan 0 sampai 9 bulan," katanya, Jumat, 20 Agustus 2021.
Ivo menjelaskan, ada beberapa faktor penyebab terjadinya stunting. Di antaranya, faktor gizi buruk yang dialami oleh ibu hamil maupun anak balita. Kemudian, kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi sebelum dan pada masa kehamilan serta kurangnya akses air bersih dan sanitasi.
"Peran PKK juga di sini sangat penting untuk mengetahui faktor gizi buruk yang dialami oleh ibu hamil maupun anak balita. Saya harapkan, seluruh ibu-ibu ketua tim penggerak PKK aktif turun ke Posyandu untuk melihat masyarakat ibu-ibu yang hamil, ibu-ibu yang sudah melahirkan dan menyusui," harapnya.
Dirinya juga meningkatkan agar peran PKK kecamatan, desa dan kelurahan aktif memberikan pembinaan dan penyuluhan terhadap pelaksanaan program pencegahan dan penanggulangan stunting.
--page
"Saya ingin mengajak semua masyarakat berkomitmen dalam memfasilitasi, menggerakkan keluarga memperbaiki pola asuh anak dan pola makan untuk memenuhi asupan gizi yang baik bagi anak," tutupnya. (NOPRI/B-7)









