PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo mengatakan, kebutuhan oksigen medis untuk wilayah Provinsi Kalteng mencapai volume 17.100 meter kubik.

“Berdasarkan data Provinsi Kalteng per 30 Juli 2021, kebutuhan oksigen medis per hari diperkirakan sebanyak 17.100 meter kubik atau 6.038,5 ton,” tutur Edy Pratowo, Jumat 20 Agustus 2021.

Edy menjelaskan, untuk suplai pemenuhan kebutuhan tersebut, ada kapasitas 11.365,79 meter kubik atau 4.013,79 ton. Sehingga, masih terdapat kekurangan sebanyak 2.024,71 ton per hari.

“Dari data tersebut, diketahui juga bahwa dengan pemakaian oksigen medis 10.468 meter kubik dan persediaan 12.838 meter kubik, maka diperkirakan akan habis dalam waktu 29 jam,” tuturnya.

Ia pun mengakui sampai saat ini, kebutuhan pasokan oksigen medis masih sangat diperlukan pada beberapa kabupaten. 

--page

Edy menekankan bahayanya pandemi Covid-19 saat ini yang mengkhawatirkan daya rusaknya bila telah menyerang organ pernafasan, menyebabkan sesak nafas, terutama pada kriteria sedang, berat, dan kritis.

“Dalam kondisi ini pasien sangat membutuhkan terapi oksigenasi pada pengobatannya. Untuk itu, ketersediaan pasokan oksigen medis benar-benar diperlukan,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-7)