BORNEONEWS, Sampit - Perbaikan jembatan di Jalan Kapten Mulyono atau biasa disebut jembatan patah hingga kini masih dilakukan. Petugas masih memperbaiki, pengguna jalan pun tak boleh lewat.
"Masih berprogres, sudah tiga hari pengerjaan," ungkap Pengawas Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerja Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kotawaringin Timur, Suhardiono, Senin, 23 Agustus 2021.
Saat perbaikan, pengguna jalan untuk sementara tidak boleh melintas. Baik roda empat maupun roda dua.
"Sementara saat perbaikan kendaraan roda dua pun tidak boleh lewat," imbuhnya.
Suhardiono mengatakan perbaikan tidak bisa dilaksanakan cepat. Sebab, ada kendala dalam mencari kayu ulin sebagai bahan lantai jembatan.
--page
"Sejak hari Jumat, kami sudah mencari bahan. Perbaikan dimulai Sabtu, berlanjut Senin," katanya.
Untuk diketahui, jembatan di Jalan Kapten Mulyono Sampit mengalami kerusakan parah. Sejumlah kendaraan sempat menjadi korban, terperosok ke lubang jembatan. Kerusakan ini terjadi lantaran terlalu sering dilewati oleh kendaraan bertonase besar, sedangkan jembatan hanya boleh dilewati oleh kendaraan di bawah 8 ton. (USAY NOR RAHMAD/B-7)









