SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah menyebutkan pendonor plasma konvalesen sangat dibutuhkan saat ini.

Menurutnya memasuki 1,5 tahun pandemi Covid-19 sejak kasus pertama Covid- 19 ditemukan bulan Maret 2020 yang lalu, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur harus tetap konsen dan konsisten dalam menghadapi perang melawan Covid-19 19.

Selain kebutuhan suplai oksigen bagi pasien Covid-19 ternyata yang tidak kalah penting dan urgent adalah pendonor plasma konvalesen bagi pasien sedang dan berat. 

Beberapa waktu yang lalu Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kabupaten Kotawaringin Timur, dr Yuendri Irawanto sudah menyampaikan betapa sulitnya mendapatkan pendonor plasma konvalesen tersebut.

Padahal transfusi darah dari penyintas Covid- 19 sangat amat di butuhkan bagi pasien kategori sedang dan berat Covid- 19. 

--page

"Selain kesulitan mencari pendonor ditambah lagi kekurangan alat pendukung untuk donor darah plasma konvalesen," kata Riskon, Selasa, 24 Agustus 2021

Karena saat ini PMI Kotim hanya bisa melakukan donor darah plasma secara manual saja, berbeda dengan PMI di Palangka Raya dan Pangkalan Bun yang sudah memiliki alat afaresis tersebut.

Riskon berharap persoalan ini bisa menjadi perhatian oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, agar upaya untuk menekan angka Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur ini bisa ditekan seminimal mungkin melalui donor plasma itu. (NACO/B-6)