PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19 harus dijalankan. Ya, itu karena penularan Covid-19 masih terjadi. Angka terkonfirmasi terus bertambah kendati jumlah yang sembuh dari virus tersebut juga mengalami penambahan.

Meski demikian, pemerintah bersama instansi terkait tidak bosan-bosannya mengajak untuk bergandengan tangan mencegah Covid-19. Tidak sekadar mengajak, pihaknya juga menggencarkan langkah pencegahan termasuk di dalamnya dengan menjalankan program vaksinasi.

Vaksinasi secara massal itu sampai saat ini masih berjalan. Tidak terkecuali di Kalimantan Tengah. Vaksinasi itu juga mendapat dukungan masyarakat, terlihat dari banyaknya yang hadir untuk menerima vaksin. Kendati begitu, masyarakat jangan sampai mengabaikan protokol kesehatan meskipun sudah divaksin.

Pesan inilah yang disampaikan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran dengan harapan penularan Covid-19 dapat ditekan. "Jangan mengabaikan protokol kesehatan (termasuk) saat bepergian ke tempat-tempat ramai seperti pasar dan pusat-pusat perbelanjaan lainnya. Protokol kesehatan harus diprioritaskan," katanya, Senin, 23 Agustus 2021.

Gubernur memaparkan, ajakan terus menerapkan protokol kesehatan bukan untuk mempersulit masyarakat. Justru yang diharapkan, dengan penerapan protokol kesehatan itu, masyarakat benar-benar sehat dan dapat terhindari dari virus tersebut.

--page

Sampai sejauh ini, gubernur menilai bahwa kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan, terutama penggunaan masker mulai meningkat. Namun, pihaknya akan terus mengingatkan hal itu supaya bisa dijalankan dengan baik.

"Mari sama-sama menjaga. Jangan anggap anjuran yang dikeluarkan sebagai beban. Kita ingin pandemi Covid-19 ini segera berakhir. Untuk itu, saya meminta masyarakat dapat memahami hal itu," demikian gubernur menyampaikan.

Sementara itu, pihak terkait, salah satunya dari aparat kepolisian terus bergerak menyosialisasikan pentingnya protokol kesehatan. Seperti yang dilakukan anggota Satuan Lalu Lintas Polresta Palangka Raya pada Senin, 23 Agustus 2021.

Anggota Satlantas, Bripka Apriansyah mengingatkan masyarakat di kawasan Pasar Kahayan, Jalan Tjilik Riwut Km 1 untuk senantiasa mematuhi prokes. Demikian pula kepatuhan atas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).  

“Mari kita bantu penanggulangan Covid-19 dengan mendisiplinkan prokes, yakni senantiasa memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi (5M),” kata Apriansyah.

--page

Imbauan itu tidak hanya disampaikan secara lisan. Namun juga melalui papan tulisan berisikan taati prokes 5M dan pengeras suara pada mobil patroli Satlantas. Langkah ini dilakukan demi memaksimalkan upaya pencegahan virus tersebut.

“Semoga seluruh upaya yang dilakukan ini dapat berdampak positif bagi penanggulangan Pandemi Covid-19, demi mewujudkan Kota Palangka Raya menuju zona hijau dan aman dari penyebaran virus corona,” tuturnya.

Imbauan serupa juga disampaikan anggota unit Dikyasa. Dalam hal ini, Kanit Dikyasa, Ipda Lutfi Triwulan Sari bersama personelnya melakukan kegiatan di Traffic Light pada kawasan Bundaran Kecil.

“Virus corona yang menjadi wabah Covid-19 saat ini sangatlah berbahaya dan mudah sekali menular. Oleh karena itu, selalu menggunakan masker, menjaga jarak fisik dan mencuci tangan sebelum maupun sesudah beraktivitas,” pesannya.

“Marilah bersatu untuk mencegah dan menanggulangi penyebaran Covid-19, dimulai dari diri sendiri, keluarga dan mengingatkan orang-orang di sekitar kita,” tutur Lutfi.

Dalam upaya tersebut, polisi dari anggota Samapta juga melakukan pengamanan berikut mengawasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Salah satunya ketika digelar di Puskesmas Kayon, Jalan Rajawali. Vaksinasi yang dilakukan tenaga kesehatan dari puskesmas itu diikuti 190 orang dengan menggunakan 19 vial jenis Sinovac Biofarma.

Pihaknya berharap, upaya yang dilakukan secara terus menerus dan didukung masyarakat dapat mengakhiri Covid-19. Dengan begitu, aktivitas bisa kembali berjalan normal. (BUDI YULIANTO)