BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran menilai perlu peran pemerintah untuk menyeimbangkan kegiatan ekploitasi alam di Kalteng.
Sugianto mencontohkan seperti pengelolaan kayu di Kalteng, walaupun sudah lama pihak asing masuk memanfaatkan kayu tetapi industrinya belum ada di Kalteng.
"Selaku pemimpin, saya memiliki beban moral kepada masyarakat Kalteng, masih banyak orang asing yang sudah lama masuk memanfaatkan kayu kita. Tetapi industrinya tidak ada di Kalteng, Ini tidak sesuai dengan semangat presiden," tuturnya.
Ia menilai di sektor Industri kayu masih minimnya peran kehadiran pemerintah terutama dalam menyeimbangkan antara eksploitasi alam, peningkatan ekonomi setempat dan keberlangsungan lingkungan hidup.
"Hari ini saya berbicara, tujuannya adalah ingin mendesak pemerintah pusat untuk membangun industri di Kalteng atau pilihan lain melakukan moratorium kayu log sehingga tidak boleh keluar dari Kalteng," tuturnya.
--page
Pasalnya menurut dia kayu merupakan kekayaan dan sumber daya alam yang dimiliki. Produknya pun diharapkan bisa keluar dalam bentuk hasil jadi.
"Sudah menjadi barang jadi atau setengah jadi, mereka berusaha di bidang ini dapat membuka atau memproduksi di sini juga. Hingga terbangunlah hilirisasi industri yang baik. Kerusakan alam juga bisa kita cegah sejak awal karena kontrol ada dimasyakat setempat" tegas Sugianto. (HERMAWAN DP/B-5)









