PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebagai langkah mendukung hilirisasi industri kayu, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran menilai perlunya peran serta Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK).

"Dalam hal pengelolaan hasil hutan, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup Republik Indonesia memiliki peran strategis untuk turut serta mendukung hilirisasi industri khususnya industri kayu di Kalimantan Tengah," sebut Sugianto Sabran dalan keterangan tertulisnya, Kamis, 25 Agustus 2021.

Dia menuturkan, perlu dilakukan pencegahan kayu log keluar dari wilayah Kalimantan Tengah, dilanjutkan dengan membangun industri kayu di Bumi Tambun Bungai.

"Tanah Berkah Kalimantan Tengah merupakan upaya yang bijaksana untuk menjaga ekosistem alam dan turut serta meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat," tambah Sugianto

Sugianto menyampaikan sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan hilirisasi industri dan investasi, pihaknya sangat mendukung dan mendorong iklim investasi yang baik di wilayah Kalimantan Tengah. 

--page

Sebagai kepala daerah, ia menjamin keamanan dan kepastian berusaha di wilayah Kalimantan Tengah. Bahkan, jika terdapat gangguan selama melakukan investasi di Kalimantan Tengah, dilaporkan langsung kepada gubernur. 

"Hal ini merupakan wujud kesungguhan Gubernur Sugianto Sabran dalam membuka pintu investasi seluas-luasnya di Kalimantan Tengah dengan tetap taat pada ketentuan atau Standar Operasional dan Prosedur (SOP) investasi dan penanaman modal yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan," tuturnya.

Ia menyampaikan harapan seluruh masyarakat Kalimantan Tengah sangat besar pada kebijaksanaan Presiden Ir H Joko Widodo untuk dapat menindak lanjuti kesempatan pengembangan komoditas ekspor dari alam kalimantan Tengah melalui hilirisasi di wilayah Kalteng kepada jajaran pemerintah pusat. 

"Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah siap menjadi salah satu destinasi investasi untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional," tandasnya. (HERMAWAN DP/B-7)