SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur terpaksa harus menjebolkan rumah Alsaro Natael, warga Jalan Manggis 5, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit. 

Pasalnya ular lanang sapi yang akan ditangkap masuk ke lubang celah dinding dan lantai. Alsaro melaporkan melihat seekor ular berada di dapur.

Ular berada di dekat lemari perabotan rumah tangga. Mendapat laporan tersebut petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur langsung mendatangi lokasi. 

Saat tiba di lokasi, petugas melakukan pencarian atau herping di sekitar dapur rumah pelapor. Tak berapa lama kemudian, seekor ular lanang sapi atau dengan nama latin Coelognathus radiatus itu pun ditemukan. 

"Petugas kami menemukan ular berada di bawah lemari peralatan dan perabotan rumah tangga," cerita Kepala Disdamkarmat Kotim, Rihel, Kamis 26 Agustus 2021. 

--page

Ternyata penangkapan ular tak semudah itu. Ular tersebut masuk ke dalam celah lantai keramik di antara dinding tembok. Tak ada cara lain, petugas pun terpaksa menjebol beton tersebut.

"Petugas kami meminta izin terlebih dahulu untuk melakukan pembongkaran lantai yang terbuat dari keramik tersebut," imbuhnya. 

Setelah dilakukan pembongkaran, petugas berhasil mengeluarkan seekor ular sepanjang sekitar 100 senti meter. 

Diketahui, ular lanang sapu ini banyak ditemui di seluruh Indonesia. Ular jenis ini tidak berbisa, tapi air liur di mulutnya mengandung bakteri sehingga dapat menyebabkan infeksi pada bekas gigitannya. (USAY NOR RAHMAD/B-6)