BORNEONEWS, Sampit - Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur tetap memantau penularan penyakit lain di masa pandemi seperti sekarang, terutama penyakit musiman rutin seperti demam berdarah dengue (DBD).
Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Kotim, Bakhruddin mengatakan sama halnya dengan penyakit lainnya DBD tak bisa dianggap remeh.
"Apalagi di tengah pandemi Covid seperti ini. Harus waspada jangan sampai sakit, karena tidak menutup kemungkinan bisa membuat keadaan semakin parah," katanya.
DBD menjadi penyakit rutin yang terjadi setiap tahun. Biasanya setelah musim hujan berakhir. Ketika itu virus yang disebarkan melalui nyamuk Aides aegypti mulai menyerang.
Kabar baiknya, di tengah pandemi ini kasus DBD tak menunjukkan perkembangan yang berarti. Jika tidak maka akan menambah permasalahan yang ada.
--page
"Syukurnya, kasus DBD dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) turun sekali sejak pandemi ini," ungkapnya.
Kendati demikian Dinkes Kotim memastikan penanganan terhadap potensi tetap harus berjalan guna menghindari kemungkinan terburuk.
"Pencegahan tetap gencar dilaksanakan. Kalau ada kasus DBD, kami tetap melakukan pengasapan di wilayah yang terdapat kasus," pungkasnya. (USAY NOR RAHMAD/B-6)









