BORNEONEWS, Puruk Cahu - Mencegah potensi terjadinya Stunting di masyarakat khususnya di Kabupaten Murung Raya (Mura) menjadi perhatian penting Pemda setempat.
Kepala Dinas Kesehatan dr Suria Siri mengatakan bahwa untuk melakukan pencegahan potensi terjadinya Stunting ini, sebenarnya harus diawali dari bagian terkecil dari masyarakat yaitu keluarga.
"Keluarga terutama ibu saat mengandung wajib asupan makanannya bernutrisi maksimal atau bergizi tinggi sehingga asupan bagi calon bayi maksimal juga, dan bukan hanya sampai disitu terus dilanjutkan hingga mencapai 1.000 hari pertama kehidupan anak," kata Suria saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Kamis.
Selain itu juga dijelaskannya lagi jika hal tersebut tidak dapat dilakukan maka, jika seorang anak sudah mengalami Stunting, sejak masih balita pertumbuhannya dipastikan akan terus melambat hingga dewasa.
"jika terjadi sangat disayangkan, karena Stunting adalah kondisi gangguan pertumbuhan yang tidak bisa dikembalikan seperti semula atau permanen," jelas mantan direktur RSUD Puruk Cahu ini lagi.
--page
Peran masyarakat khususnya ditingkat keluarga sangat penting guna mendukung upaya pencegahan Stunting ini. "Intinya jika ingin mencegah Stunting dalam keluarga, asupan serta status gizi seorang calon ibu harus baik. kemudian disertai dengan memberikan asupan makanan yang berkualitas ketika anak telah lahir," pungkasnya. (trs)









