BORNEONEWS, Kasongan - Bantuan sosial atau bansos bagi warga korban atau terdampak banjir di wilayah Kabupaten Katingan diinformasikan terbatas. Itu karena menyangkut dengan ketersediaan atau stok bansos milik Pemerintah Kabupaten Katingan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Katingan, Elmon Sianturi mengatakan, sejauh ini untuk bansos sejak kejadian banjir di hulu sudah disalurkan sesuai dengan paket yang ada tersedia di gudang Dinsos.
"Jadi kita sudah bagikan, itupun dalam kapasitas terbatas, dan kita prioritaskan yang dibagi itu untuk penanganan banjir di posko-posko dulu," sebut Elmon Sianturi saat mendampingi Sekda Katingan Pransang meninjau banjir di Kasongan, Kamis, 26 Agustus 2021.
Elmon melanjutkan, bansos yang diberikan ke wilayah hilir juga sudah diantisipasi pihaknya untuk disiapkan bagi petugas khusus penanganan banjir dan masyarakat yang mengungsi.
"Jadi kita tidak bagikan kepada semua masyarakat yang terdampak," tegasnya.
--page
Sementara untuk masyarakat terdampak banjir di Katingan dilaporkan lebih dari 5.000 kepala keluarga. Bahkan lebih karena saat ini giliran Kasongan Kecamatan Katingan Hilir dan Kecamatan Tasik Payawan yang diterjang banjir kiriman akibat luapan Sungai Katingan dan Sungai Samba.
Elmon Sianturi menambahkan jika pihaknya saat ini telah menyiapkan tenda untuk posko dan dapur umum di sekitar Taman Religi Kasongan.
Namun hingga berita ini dirilis belum ada warga yang mengungsi di posko ini. Warga korban banjir tidak jarang memilih mengungsi di rumah keluarga. (ABDUL GOFUR/B-7)









